Om dan Tante Bertahan Sampai Lagu Penutupan “Pull Me Under” – KOMPAS.com


KOMPAS/Agus Susanto
Band metal progresif Amerika Serikat, Dream Theater memukau penonton dalam konser “Djarum Super Dream Theater 2012” di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (21/4)

JAKARTA, KOMPAS.com – Lagu “Pull Me Under” mengakhiri konser band rock progresif Dream Theater di Mata Elang International Stadium, Ancol, menjelang Minggu (22/4) dini hari. Mendengar lagu tersebut dimainkan, penonton berteriak histeris.

Sebelumnya, Dream Theater memainkan lagu Spirit Carries On yang sangat dikenal para penggemarnya di Indonesia. Tidak heran jika ribuan penonton yang memenuhi stadium, tanpa diminta, ikut menyanyikan lagu tersebut. Suara gemuruh ribuan penonton membuat stadium terasa seperti bergetar.

Dream Theater berhasil memuaskan para penggemarnya yang telah lama menunggu band tersebut manggung di Jakarta. Meski personelnya tidak muda lagi, musik yang mereka mainkan masih sangat mengentak. Selesai manggung di Jakarta, Dream Theater telah ditunggu penggemarnya di Jepang.

Dream Theater tampil di Jakarta dengan formasi lengkap yakni vokalis James LaBrie, pemain bas, John Myung, pemain gitaris John Petrucci, pemain keyboard Jordan Rudess (keyboard), dan penabuh drum Mike Mangini.

Konser Dream Theater di Jakarta dipenuhi penonton yang sudah pantas disapa Oom dan tante. Meski begitu, mereka tidak kalah energik dibanding penonton muda usia. Mereka terus berjingkrat dan berteriak nyaris sepanjang konser. Beberapa dari mereka berkingkrak dengan kaus terbuka seperti yang sering kita jumpai pada konser2 rock tahun 80’an dan 90’an.

Oom dan tante itu pun tampil dengan penampilan sangat nge-rock: celana jeans dan kaus hitam dengan disain garang. Sebagian bertato dan mengenakan ikat kepala.

Maklum jika konser ini didominasi penonton berusia matang. Pasalnya Dream Theater muncul tahun 1985 dan amat terkenal tahun 90’an. Ketiks itu para oom dan tante yang menonton konser Dream Theater malam ini masih muda usia.

Meski penampilannya garang, perilaku mereka relatif tertib. Mereka tenang-tenang saja meski konser baru dimulai pukul 21.00 atau dua jam lebih lambat dari rencana. Bahkan, hingga pukul 20.30 sebagian dari mereka masih antre di depan loket untuk menukarkan voucher dengan tiket.

Jhony, penonton asal Surabaya mengaku lelah karena antre lebih dari dua jam. “Kalau bukan Dream Theater yang main sudah saya tinggal Mas,” katanya.

via Om dan Tante Bertahan Sampai Lagu Penutupan “Pull Me Under” – KOMPAS.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s