Gizi Buruk Masih Ancam Makassar


MAKASSAR– Masalah kekurangan gizi tampaknya masih menjadi ancaman di Kota Makassar. Di Kelurahan Maradekayya, Kecamatan Rappocini, 15 anak ditemukan terindikasi menderita kurang gizi.

Lurah Maradekayya Arman mengungkapkan, dari 15 anak yang terindikasi kurang gizi tersebut, hanya satu orang yang telah mendapatkan penanganan medis. Anak penderita gizi kurang itu diberikan asupan gizi melalui posyandu. “Ada sekitar 15 anak yang rawan gizi,tapi penanganannya sejauh ini sangat terbatas.

Kami berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) segera memberikan bantuan dan pemantauan agar tidak terjadi gizi buruk pada anak-anak tersebut,”kata Lurah Maradekayya Arman di DPRD Makassar,kemarin. Menanggapi hal tersebut, DPRD Makassar mendesak Dinas Kesehatan segera melakukan langkah antisipasi dan penanganan atas kasus gizi kurang tersebut.

Ketua Tim Reses Dapil 1 Mustagfir Sabry meminta Dinas Kesehatan bertindak cepat memantau dan memberikan asupan gizi,dengan melibatkan semua pihak, terutama posyandu dan puskesmas. “Kami berharap besok (hari ini) Dinkes sudah melakukan langkah-langkah taktis penanganan kasus rawan gizi itu,” tandasnya. Menurutnya, temuan anak rawan gizi dan kurang gizi itu menunjukkan pentingnya pemetaan daerah yang rawan terjadi gizi buruk,kurang gizi,dan kategorianakdengangizirawan.

Peta kawasan itu penting mendeteksi dini sebelum kejadian gizi buruk terjadi. “Peta daerah rawan gizi di Makassar ini perlu segera diselesaikan. Ini untuk mendeteksi dini potensi terjadinya gizi buruk di seluruh kawasan Kota Makassar, terutama pelosok. Nantinya jangan sampai ada kasus baru Dinas Kesehatan atau Pemkot kelabakan dan baru bertindak,” tandas Sekretaris Komisi A itu.

Anggota DPRD Makassar Endre Cecep Lantara mengatakan, kasus rawan gizi itu harus menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan. “Perlu diperhatikan, yang terkena kurang gizi, gizi buruk, ataupun masih dalam kategori rawan gizi itu tidak semuanya dari kalangan tidak mampu. Akan tetapi, dari kalangan masyarakat yang berada. Ini karena pemahaman soal gizi itu masih kurang di masyarakat. Sosialisasi ini yang harus didorong,”ujarnya. yakin achmad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s